Mantan Kapolda Jabar: Fenomena Sunda Empire Seperti Didesain Kelompok Tertentu...

18 January 2020 94 Viewed

Mantan Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Purnawirawan Anton Charliyan menilai munculnya isu kerajaan-kerajaan dan Sunda Empire di Bandung seperti didesain sedemikian rupa oleh kelompok-kelompok tertentu.

Menurut dia, aneh jika setelah isu-isu terkait agama mereda, sekarang muncul isu kerajaan-kerajaan yang dihembuskan di kalangan masyarakat.

Anton berpendapat, tentunya isu seperti ini dinilai bertujuan untuk menggoyahkan kesatuan dan persatuan serta memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sekarang muncul fenomena kerajaan mungkin sengaja dihembuskan untuk memecah NKRI," Anton saat dimintai keterangan wartawan di rumahnya di Kota Tasikmalaya, Jumat (17/1/2020).

"Kita sudah sepakat sejak tahun 1945 untuk membangun sebuah sistem sebuah Negara yakni NKRI." 

"Muncul fenomena demikian hanya untuk memunculkan kebanggaan masa lalu yang tidak artinya. Aneh, kemarin digoyang isu agama. Sekarang muncul seolah seperti budaya." 

Anton menambahkan, kalaupun akan dimunculkan soal budaya tentunya bisa ke arah yang lebih bermanfaat.

Seperti melestarikan budaya tanpa memunculkan tatanan pemerintahan baru seperti yang muncul sekarang ini.

Justru dengan keberagaman budaya, lanjut Anton, akan memberikan keuntungan lebih besar bagi Negara ini karena bisa dijadikan kekuatan destinasi wisata untuk menarik turis asing.

"Jangan sampai mendirikan Negara di dalam Negara. Kita sudah sepakat bahwa kerajaan kita adalah berbentuk Negara Indonesia," katanya. 

"Misalkan di Sunda Rama yakni Parlemen, Ratunya Presiden dan Resinya adalah Yudikatif. Isu sekarang ada upaya menggoyang tatanan pemerintahan," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah harus segera mencari dalang atau orang yang menghembuskan isu ini.

Dirinya pun meminta kepada masyarakat untuk tak terpengaruh oleh isu munculnya kerajaan-kerajaan yang sekarang bermunculan.

"Ini hanya untuk menghancurkan bangsa dan merongrong negara. Ini hanya mengaku-aku tidak ada dasar sejarah yang jelas Sunda Empire," ungkapnya.

Yang paling sekarang adalah mencari aktor intelektual yang menghembuskan isu tersebut.

Seperti simbol yang dimunculkan oleh kelompok itu pun tak ada hubungan dan kaitannya dengan sejarah Sunda.

"Motifnya bisa ekonomi diiming-imingi harta yang banyak, ada uang di luar negeri dan bisa saja pasalnya ke arah penipuan dan ketertiban umum. Ini bisa dirumuskan secara signifikan oleh penegak hukum," pungkasnya. 


Sumber: https://regional.kompas.com/read/2020/01/17/20205311/mantan-kapolda-jabar-fenomena-sunda-empire-seperti-didesain-kelompok?utm_source=LINE&utm_medium=today&utm_campaign=messaging

TAGS:

Connected with us

@cityradio959

Contact us

Phone+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6622 629 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 888 959
LocationJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238