Robert Alberts Membeberkan Perbedaan Sepak Bola Indonesia dan Malaysia

21 January 2020 52 Viewed

 Persib akan unjuk gigi dalam turnamen Asia Challenge pada 18-19 Januari 2020. Dalam laga yang bakal digelar Selangor, Malaysia itu, pelatih Persib Bandung Robert Alberts akan memimpin skuat Maung Bandung dalam laga perdana turnamen melawan Selangor FA.

Sebelum menghadapi tim tuan rumah, Robert sempat berbagi cerita soal perbedaan besar sepak bola Indonesia dan Malaysia. Seperti diketahui, pada tahun 1999, pelatih asal Belanda itu sempat mencoba peruntungan kariernya di Asia Tenggara dengan melatih tim Malaysia, Kedah FA. 

Menariknya hanya setahun, klub tersebut diantarkannya meraih double winne yakni Juara Liga Primer Malaysia dan Piala Malaysia tahun 1993 silam.

"Ada banyak perbedaan, baik itu mentalitas, organisasi dan juga infrastruktur. Kami hanya berdiskusi. Mereka (Malaysia) sudah memulai pramusim dan mereka sudah tahu kapan liga akan dimulai. Sedangkan kami belum tahu kapan liga akan dimulai. Itu yang menjadi perbedaan besar," ujar Robert dalam Jumpa pers Asia Challenge 2020, Jumat (17/1/2020).

Pelatih yang sempat menjadi juru taktik Timnas U-19 Malaysia itu juga menyampaikan, ketidakpastian jadwal liga tersebut sedianya sangat mempengaruhi persiapan tim. Pasalnya menurut Robert, setiap pelatih di tim harus bisa menyusun program latihan yang tepat agar para pemain bisa dalam top level ketika liga bergulir.

"Kami melakukan persiapan untuk sesuatu tapi belum benar-benar tahu kapan itu akan dimulai. Di sepak bola profesional kami harus tahu kapan liga digelar supaya pelatih tahu apa yang harus dilakukan, berapa pekan waktu yang dimiliki untuk persiapan, dan saat ini kami belum tahu itu," katanya.

Meski begitu di balik kekurangan sepak bola Indonesia, Robert memuji fanatisme luar biasa dari para suporter Indonesia. Robert juga mengakui sangat kagum melihat besarnya kecintaan masyarakat

Indonesia terhadap sepak bola. Bahkan Robert sangat takjub setiap kali melihat antusiasme para suporter Indonesia yang selalu setia memenuhi stadion.

"Perbedaan lainnya, yang pertama adalah keramaian penonton, mayoritas stadion di Indonesia selalu banyak penonton dan fans selalu mencintai klub mereka. Itu yang saya suka dari Indonesia. Fans selalu mengenakan jersey klub kebanggaan mereka, saya jarang melihat fans mengenakan jersey Barcelona, Chelsea. Di Bandung saya melihat mereka memakai jersey Persib, di Malang, dan Makassar juga begitu," ucapnya.

Selain itu, hal lainnya yang membuat Robert kagum adalah sepak bola sudah menjadi budaya bagi masyarakat di Indonesia. Buktinya di setiap kota hingga pelosok desa,  fanatisme suporter terhadap klub kecintaannya amat terasa.

"Mereka menjunjung tinggi klub mereka dan itu sudah menjadi budaya. Mereka melakukan apapun untuk bisa mendukung klubnya. Di Indonesia, setiap kota mempunyai stadion, bahkan di desa kecil juga punya stadion sesuai piramida liga, kasta pertama hingga kasta ketiga. Di Malaysia masih terbatas klub dan stadionnya, itu perbedaan besar," kata Robert.

Namun, berbicara organisasi, Robert cukup memuji struktur organisasi sepak bola yang dimiliki Negeri Jiran. Pasalnya menurut pelatih berusia 65 tahun itu, Malaysia memiliki struktur organisasi yang lebih mapan dan terstruktur. Sementara Indonesia masih dalam tahap membangun struktur organisasi. Namun Robert menyakini, jika infrastruktur san struktrur organisasi sepak bola Indonesi bisa mapan, maka Indonesia bisa berubah menjadi raksasa sepak bola.

"Tapi Malaysia sudah punya organisasi yang bagus sedangkan Indonesia masih dalam proses membangun soal struktur sepak bolanya. Tapi jika saja mereka (Indonesia) mampu melakukannya, saya rasa Indonesia bisa menjadi raksasa sepak bola. Ada banyak talenta dari klub-klub yang ada, dengan gairah yang besar pada sepak bola. Jika saja infrastruktur bisa dibenahi, saya rasa Indonesia bisa bangkit. Terpenting adalah bagaimana membenahi infrastruktur dan organisasinya," ujarnya.


Sumber: https://www.ayobandung.com/read/2020/01/18/76733/pelatih-selangor-serius-meski-persib-turunkan-skuat-pelapis

TAGS:

Connected with us

@cityradio959

Contact us

Phone+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6622 629 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 888 959
LocationJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238