image
Utang Negara Membengkak, Warga Malaysia Ramai-ramai Lakukan Pengumpulan Dana

28 May 2018 155 Viewed

Seorang aktivis hukum asal Malaysia bernama Nik Shazarina Bakti
beberapa waktu yang lalu mengajak sesama warga Negeri Jiran untuk
berdonasi dan membantu membayar utang negara. Menteri Keuangan Malaysia,
Lim Guan Eng, pada Kamis (24/5) akhirnya memaparkan secara detail bahwa
negaranya memiliki utang hingga mencapai 1 triliun Ringgit Malaysia
atau setara US$ 250 miliar. Wow, banyak banget ya!


Laman Bloomberg
edisi Kamis kemarin mengutip pernyataan Perdana Menteri Mahathir
Muhammad yang menyebut angka utang yang diungkap pada pekan lalu justru
jauh lebih besar dibandingkan yang pernah disampaikan di era
pemerintahan Najib Tun Razak. Salah satu alasannya karena negara
menjamin akan melakukan pembayaran bagi beberapa perusahaan, salah
satunya 1MDB. Padahal, perusahaan investasi itu tengah diselimuti
skandal korupsi yang diduga melibatkan Najib. 


Nah, Shazarina
tergerak untuk melakukan pengumpulan dana dan membantu meringankan beban
pemerintah. Ia melakukan pengumpulan dana dengan menggunakan platform
gogetfunding.com. 


Bagi Shazarina, upaya ini bukan cuma untuk
melakukan pengumpulan dana yang nantinya akan ia serahkan ke pemerintah,
tetapi juga menyatukan kembali semangat warga Negeri Jiran. 


"Yang
terhormat seluruh warga Malaysia, apakah kalian masih ingat ketika para
pendiri negara ini memberikan perhiasan, uang dan benda-benda berharga
sehingga Tunku (Abdul Rahman) dan pemerintah memiliki dana yang cukup
untuk berangkat ke London dan mengklaim kemerdekaan?," tulis Shazarina
di akun itu. 


"Mari kita lakukan lagi," katanya lagi. 


Penasaran sudah berapa banyak dana yang terkumpul dan apa respons dari sesama warga Malaysia mengenai upayanya itu?


1. Insiatif Shazarina mendapat respons yang positif bahkan sudah didengar oleh PM Mahathir. 

gogetfunding.com

Shazarina
berusia 27 tahun dan merupakan mahasiswa pasca sarjana hukum dari
Universitas London. Saat ini, ia bekerja sebagai staf di bidang hukum di
Sisters in Islam (SIS). 


Di platform gogetfunding.com, ia menulis
awal mula menggerakan kampanye ini hanya karena ingin berniat baik dan
membantu Pemerintah Malaysia. 


"Saya percaya, saya sebagai seorang aktivis bekerja demi kebaikan sesama umat manusia," katanya. 


Ia
mengajak sesama warga Malaysia untuk ikut berpartisipasi sehingga
nantinya mereka dapat menceritakan itu kepada anak dan cucu mereka
kelak. 


"Kalian dapat menceritakan kembali kalau kalian sudah turut serta untuk menyelamatkan Negaraku Malaysia," katanya lagi. 


Semua
hasil uang yang sudah terkumpul, kata Shazarina, akan diserahkan
langsung ke Kementerian Keuangan. Ia pun mengucapkan terima kasih karena
insiatif positifnya itu telah menjadi viral. Bahkan, PM Mahathir dan
Menkeu sudah mendengar inisiatif tersebut. 


2. Shazarina berjanji gak akan mencuri uang publik yang sudah dikumpulkan

IDN Times/Sukma Shakti

Ia
gak menutup mata banyak yang berkomentar nyinyir dan meragukan niat
baiknya dalam membantu pemerintah. Itu sebabnya, ia menegaskan berulang
kali kalau uang yang terkumpul akan diserahkan langsung kepada
Kementerian Keuangan. 


"Saya tidak akan mencuri uang ini. Saya
membuat laman ini sebagai medium untuk melakukan penggalangan dana. Saya
tahu kalau saya orang asing, tapi percayalah saya gak akan mencuri uang
yang sudah terkumpul," kata dia. 


Sebagai bentuk transparansi,
Shazarina berjanji akan memuat laporan keuangan dari akun PayPal. Ketika
nantinya ia serahkan dana tersebut ke Kementerian Keuangan, ia juga
akan mengunggah bukti transfernya. 


Namun, hal lain yang sempat
menjadi tanda tanya dari netizen yakni mengapa untuk membayar utang
negara, harus menggunakan uang rakyat. Hal itu disampaikan oleh pemilik
akun bernama Demure MC. 


"Hallo, sebelum kita semua melakukan
penggalangan dana, mari coba berpikir rasional. Satu-satunya yang harus
membayar ini semua adalah tim kleptocracy. Sebelum mereka dinyatakan
bangkrut, maka berhenti membuat rakyat semakin menderita, hingga mereka
bisa mengembalikan aset-aset dari luar negeri," tulis akun tersebut. 


Komentar
lainnya dari netizen yakni mereka meminta agar pengumpulan dana bisa
dilakukan melalui bank umum biasa. Sayangnya, Shazarina hanya membuka
pengumpulan dana menggunakan fasilitas PayPal saja.


3. Sejauh ini uang yang terkumpul sudah mencapai Rp48 juta

pixabay.com

Walau
banyak menimbulkan pro dan kontra, namun penggalangan dana ini terus
berjalan dan ditanggapi cukup responsif. Dari data yang diunggah
Shazarina pada Sabtu (26/5), dana yang terkumpul mencapai 13.437,27
Ringgit Malaysia atau setara Rp 48 juta. Itu bersumber dari 93 peserta. 


Rencananya
Shazarina akan membuka penggalangan dana hingga 31 Juli. Targetnya, ia
berharap bisa mengumpulkan US$ 100 ribu atau setara Rp.1,3 miliar.


Sumber : https://today.line.me/id/pc/article/Utang+Negara+Membengkak+Warga+Malaysia+Ramai+ramai+Lakukan+Pengumpulan+Dana-22oj1B

TAGS:

Connected with us

@cityradio959

Contact us

Phone+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6622 629 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 888 959
LocationJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238
City Radio 95.9 FM